6 Profil Tokoh yang Dapat Gelar Pahlawan Nasional dari Jokowi

Seorang pegawai merapikan letak foto Gubernur Riau pertama, Sultan Mohammad (SM) Amin Nasution yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional, di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Senin (09/11/2020). (Foto: kominfo.go.id / antarafoto)
Seorang pegawai merapikan letak foto Gubernur Riau pertama, Sultan Mohammad (SM) Amin Nasution yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional, di Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, Senin (09/11/2020). (Foto: kominfo.go.id / antarafoto)

JAKARTA, 123berita.com – Memperingati Hari Pahlawan 2020, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada enam tokoh. Upacara penganugerahan gelar pahlawan nasional dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (10/11/2020).

Penganugerahan ini diberikan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 117/TK Tahun 2020 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional, ditandatangani presiden pada 6 November 2020.

Bacaan Lainnya

“Menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada mereka sebagai penghargaan dan penghormatan yang tinggi atas jasa-jasanya yang luar biasa, yang semasa hidupnya pernah memimpin dan melakukan perjuangan bersenjata, atau perjuangan politik atau dalam bidang lain untuk mencapai, merebut, dan mempertahankan, dan mengisi kemerdekaan serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa,” bunyi petikan Keppres, dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, setkab.go.id.

Berikut keenam tokoh nasional yang mendapat gelar pahlawan nasional.

1. Sultan Baabullah dari Provinsi Maluku Utara

Sultan Baabullah sangat menentang penjajahan Portugis. Ia berhasil mengusir penjajah Portugis, salah satunya dengan mengirim ekspedisi ke berbagai daerah seperti Ambon dan Buton. Di bawah kepemimpinannya, Ternate bisa bebas dari Portugis dan menjadi sentral perdagangan rempah-rempah dengan jaringan internasional.

2. Macmud Singgirei Rumagesan – Raja Sekar dari Provinsi Papua Barat

Macmud Singgirei Rumagesan berkontribusi besar bagi bangsa Indonesia dalam melawan penjajahan Belanda, khususnya perjuangannya untuk mengembalikan Papua Barat ke pangkuan Ibu Pertiwi.

3. Jenderal Polisi (Purn) Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo dari Provinsi DKI Jakarta

Raden Said Soekanto Tjokrodiatmodjo memimpin kepolisian sejak awal berdirinya Negara RI hingga menjelang masuk ke sistem pemerintahan demokrasi terpimpin. Karya agungnya adalah meletakkan dasar-dasar kepolisian nasional yang kokoh selama masa kepemimpinannya. Pada 14 Februari 2001, ia ditetapkan sebagai Bapak Kepolisian RI oleh Presiden Abdurrahman Wahid.

Pos terkait

BACA JUGA