Angkasa Pura I Sematkan Stempel ‘Safe Travels’ di 15 Bandara

Bandara Soekarno Hatta (Sumber: Instagram-@soekarnohattaairport)
Bandara Soekarno Hatta (Sumber: Instagram-@soekarnohattaairport)

JAKARTA, 123berita.com – Angkasa Pura Airports menyematkan stempel “Safe Travels” dari World Travel & Tourism Council (WTTC) di 15 bandara kelolaaannya. Ini diperoleh setelah Angkasa Pura Airports mengirimkan protokol kesehatan bandara kepada lembaga tersebut dan telah dilakukan asesmen.

Penyematan stempel ini berguna untuk menunjukkan kepada masyarakat dan pemangku kepentingan pariwisata lainnya bahwa Angkasa Pura Airports konsisten menerapkan protokol kesehatan perusahaan. Dalam hal ini terkait pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah sesuai dengan Protokol Safe Travels WTTC dan “ICAO Takeoff Guideline for Aviation”.

Bacaan Lainnya

Stempel dari WTTC ini digunakan kali pertama oleh pengelola bandara di Indonesia, Angkasa Pura Airports pada masa adaptasi kebiasaan baru setelah berkoordinasi dengan WTTC mengenai penerapan protokol kesehatan perusahaan yang sesuai dengan Protokol Safe Travels dan “ICAO Takeoff Guideline for Aviation”.

“Stempel ‘Safe Travels’ di bandara ini merupakan salah satu upaya Angkasa Pura Airports untuk meyakinkan publik bahwa melakukan perjalanan udara adalah hal yang aman dilakukan pada masa adaptasi kebiasaan baru dan minim risiko penularan virus. Penerapan protokol kesehatan dilakukan secara ketat dan sesuai dengan standar internasional,” ujar Direktur Utama Angkasa Pura Airports, Faik Fahmi, dilansir dari laman resmi Badan Usaha Milik Negara, bumn.go.id, Senin (31/08/2020).

Hal ini, lanjut Faik Fahmi, merupakan wujud komitmen nyata perusahaan dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 melalui penerapan protokol kesehatan normal baru yang efektif di 15 bandara dikelola.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, Angkasa Pura Airports selalu menerapkan standar pelayanan yang mendukung keamanan bagi seluruh petugas operasional dan pengguna jasa. Petugas operasional Angkasa Pura Airports diwajibkan menggunakan alat pelindung diri (APD), seperti kacamata (goggles), pelindung wajah (face shield), masker, sarung tangan, serta menyediakan cairan pembersih tangan atau hand sanitizer di area-area terminal.

Selain itu, menerapkan konsep jaga jarak atau physical distancing, Angkasa Pura Airports melakukan pengaturan jarak antrean minimal 1,5 meter pada area check-in counter, security checkpoint, imigrasi, boarding lounge, garbarata, area baggage claim, serta area tunggu transportasi publik. Pembersihan pada fasilitas-fasilitas yang biasa disentuh oleh pengguna jasa dilakukan secara berkala menggunakan cairan disinfektan.

“Penggunaan teknologi juga dilakukan melalui Airport Operation Control Center (AOCC) yang berfungsi untuk mengendalikan dan memonitor operasional bandara secara realtime dan memastikan penerapan protokol normal baru diaplikasikan dengan efektif. Selain itu diterapkan juga online customer service, dan boarding pass scanner,” tambah Faik Fahmi.

Pos terkait

BACA JUGA