Asrama dan Rumah Sakit Haji Kini Bisa untuk Perawatan Pasien Covid-19

Infeksi langka jamur hitam diyakini dipicu oleh penggunaan steroid pada pasien Covid-19 yang parah (Foto; BBC/Getty Images)
Infeksi langka jamur hitam diyakini dipicu oleh penggunaan steroid pada pasien Covid-19 yang parah (Foto; BBC/Getty Images)

JAKARTA, 123berita.com – Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mempersilakan rumah sakit (RS) haji dan asrama haji dimanfaatkan untuk penanganan pasien Covid-19. 

Tidak kurang 25 asrama haji sudah disiapkan untuk penanganan pasien Covid-19. Sampai hari ini, tercatat sudah ada 1.054 pasien yang memanfaatkan. 

Bacaan Lainnya

“Saya sudah menerbitkan instruksi untuk Sekjen, Plt Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kakanwil dan Kepala Asrama Haji seluruh Indonesia, terkait optimalisasi pemanfaatan asrama haji,” kata Menag, saat menerima kunjungan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, di Asrama Haji Pondok Gede, Senin (05/07/2021).

“Selain asrama haji, kita juga punya RS Haji, dipersilakan untuk dimanfaatkan sebagai tempat pasien Covid-19,” sambungnya, dilansir dari laman resmi Kementerian Agama RI, kemenag.go.id.

Menurut Yaqut Cholil Qoumas, menghadapi pandemi Covid-19 tidak bisa dilakukan secara sendiri. Karenanya, Kemenag berkolaborasi dengan Kemenkes, Kementerian BUMN, Kementerian PUPR, dan instansi terkait lainnya dalam penanganan Covid-19.

Pos terkait

BACA JUGA