Banyak Dikecam, YouTuber Prank Daging Kurban Isi Sampah Diciduk Polisi

PALEMBANG, 123berita.com – Viral aksi prank alias candaan bagi-bagi daging kurban isi sampah, akhirnya berujung penangkapan pelaku oleh polisi. Aparat tak hanya menangkap YouTuber Edo Putra, namun turut menciduk rekannya dalam video.

“Ya, ada dua orang yang ditangkap,” ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol Eko Indra Heri, dilansir dari Portal Berita Resmi Polri, TribrataNews, Senin (03/08/2020).

“Keduanya saat ini masih dimintai keterangan. Mereka diamankan di Polrestabes Palembang untuk dimintai keterangan,” jelas Kapolda.

Diberitakan sebelumnya, Edo Putra dan rekannya di Palembang membuat video untuk konten YouTube dengan mendatangi beberapa ibu rumah tangga. Kurang ajarnya, kedua pemuda bengal itu memberikan sekantung sampah dalam plastik hitam tertutup yang dikatakan daging kurban lima kilogram.

Video prank berdurasi sebelas menit 56 detik diunggah pada Jumat, 31 Juli oleh akun Edo Putra Official. Video itu diberi judul ‘Prank Bagi-bagi Daging ke Emak-emak Isinya Sampah #TheRealPrank’.

Dalam video, tampak dua pemuda membawa dua kantung plastik hitam yang digunakan untuk membungkus sampah. Mereka lalu menuju ke sebuah tumpukan sampah sisa pembakaran. Sampah itulah yang lalu dimasukan ke dalam kantung plastik hitam.

Setelah kantung plastik penuh sampah, keduanya lantas mencari target prank. Korban pertama seorang ibu yang sedang menyapu halaman rumah. Kepada korban, kedua pemuda itu memberi instruksi agar kantung plastik tak dibuka hingga mereka pergi.

Kedua pemuda itu tertawa puas saat korban pertama mereka tampak marah-marah dan membanting kantung plastik warna hitam. Mereka kemudian mencari korban prank lainnya. Hal sama juga terjadi.

Adegan berlanjut, pemuda itu menghampiri korbannya, lalu meminta maaf dan memberikan uang senilai Rp500 ribu. Ibu yang diberi uang pun akhirnya luluh.

“Maaf Bu, maaf Bu. Di situ ada kamera,” kata Edo sambil menunjuk kamera tersembunyi.

“Wah, nge-prank kamu?” tanya ibu itu.

“Iya, nanti kami ngasihnya duit, Bu. Di sini ada Rp500 ribu untuk beli daging. Kami minta maaf ya. Nggak apa ya Bu videonya di-upload ke YouTube?” kata Edo.

Nggak apa-apa,” kata ibu itu.

Video diakhiri dengan adegan pelaku menyalami korban dan mengucapkan salam. Pemuda itu lalu menyampaikan video prank-nya berhasil dan meminta netizen tak menghujat karena dia telah memberi korbannya uang.

“Hallo guys, prank kami berhasil guys. Guys, kami tadi bagi-bagi sampah guys, tapi sesudahnya, kami kasih duitnya. Jadi jangan menghujat lah guys,” ucap pelaku.

Sebelumnya, Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji menyatakan, penangkapan dilakukan karena dianggap meresahkan banyak pihak. Selain itu, banyak desakan dan kecaman dari masyarakat untuk menangkap pelaku.

author
Journalist & Content Writer