Benarkah Covid-19 Konspirasi? Begini Kata Aa Gym

JAKARTA, 123berita.com – Dalam rangka mengedukasi masyarakat mengenai keberadaan dan kebenaran adanya Covid-19, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengundang Ustaz Abdulah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym untuk berkunjung ke Graha BNPB.

Pendiri Pondok Pesantren Daarut Tauhid berkesempatan melihat langsung proses pengendalian informasi yang terdapat di Graha BNPB. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pandemi ini benar-benar terjadi.

“Inilah data yang nyata, jadi nyata sekali bahwa ini adalah hal yang sangat serius, bukan konspirasi, bukan rekayasa, sangat nyata, benar-benar nyata,” ujar Aa Gym pada kunjungan di Graha BNPB, Jakarta, baru-baru ini.

Lebih lanjut, pendakwah kondang ini menyatakan masyarakat untuk menyikapi pandemi Covid-19 secara serius.

“Mudah-mudahan dengan informasi ini kita semua menyadari bahwa ujian ini harus disikapi dengan serius, tidak dengan kebodohan, tidak dengan kekonyolan, tidak dengan kelalaian,” tutur Aa Gym.

Selain itu, ia menjelaskan pandemi ini bukan merupakan sesuatu yang tidak nyata. Masyarakat diharapkan untuk tidak menzalimi diri sendiri serta orang lain.

“Bencana ini nyata ya. Siapa pun yang menganggap remeh, menganggap rekayasa konspirasi, ini adalah kita membodohi diri sendiri dan membodohi diri sendiri adalah menzalimi diri, juga menzalimi yang lain,” tambahnya.

Aa Gym turut menyampaikan kepada masyarakat untuk menyadari ujian yang datang dan berusaha secara sungguh-sungguh untuk keluar dari masa pandemi.

“Sudah saatnya kita menyadari bahwa kita ini sedang diuji oleh Allah dan Allah sangat menyukai orang yang sungguh-sungguh. Orang-orang yang sungguh-sungguh pasti Allah akan menunjukkan tuntutan yang lebih banyak lagi untuk kita,” imbuhnya.

Aa Gym pun berpesan kepada masyarakat untuk bersama-sama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

“Wabah ini tanggung jawab kita bersama untuk bisa bersama-sama menyikapinya dengan benar, mudah-mudahan ada hikmahnya,” tutup ustaz kelahiran Bandung 58 tahun silam, dilansir dari laman resmi Badan Nasional Penanggulangan Bencana, bnpb.go.id.

Pos terkait