Benarkah Thermal Gun Merusak Otak? Ini Faktanya

JAKARTA, 123berita.com – Baru-baru ini beredar informasi menyebut thermal gun dapat merusak otak. Pertanyaannya, benarkah kabar itu?

Menanggapi rumor tersebut, Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto pun segera menepisnya. Ia mengatakan thermal gun tidak berpengaruh terhadap otak.

Secara ilmiah, kata Achmad Yurianto, berbagai ahli mengatakan informasi thermal gun dapat merusak otak tidak benar. Thermal gun hanya mengukur suhu tubuh dengan paparan sinar infra merah.

”Tidak menggunakan sinar laser, radioaktif semacam X-ray, hanya (menggunakan) infra red. Berbagai informasi mengatakan thermal gun merusak otak ini adalah statement (pernyataan-red) yang salah,” katanya di Gedung BNPB, Jakarta, awal pekan ini, dilansir dari laman resmi Kementerian Kesehatan RI, kemkes.go.id.

Achmad Yurianto menekankan masyarakat jangan terpengaruh bahwa thermal gun

berisi pancaran radioaktif yang dapat merusak struktur otak manusia.

”Mari kita sikapi dengan baik, ini akan membuat masyarakat panik jika tidak dibenarkan. Oleh karena itu, inilah yang harus kita jelaskan dan masyarakat agar memakluminya,” ucap dia.

Kabar tak benar thermal gun dapat merusak otak bukan hanya terjadi di Indonesia. Sebelumnya, kabar serupa juga beredar di negara-negara Eropa dan Amerika Latin. Para ahli dan sejumlah bukti ilmiah telah menyanggah informasi tentang dampak negatif thermal gun pada manusia. Thermal gun tidak akan merusak mata, neuron atau sistem saraf pusat, dan tidak berpengaruh pada meditasi.

author
Journalist & Content Writer