Capitol AS Diserang, 1 Polisi Tewas 1 Terluka

Petugas Kepolisian Capitol AS menyelidiki sebuah mobil yang menabrak penghalang di Capitol Hill di Washington [J Scott Applewhite / AP]
Petugas Kepolisian Capitol AS menyelidiki sebuah mobil yang menabrak penghalang di Capitol Hill di Washington [J Scott Applewhite / AP]

Dalam sebuah posting dari pertengahan Maret di halaman Facebook yang sekarang sudah dihapus, Green menulis, dia baru-baru ini meninggalkan pekerjaannya, “sebagian karena penderitaan, tetapi pada akhirnya, untuk mencari perjalanan spiritual”.

Green menambahkan, dirinya telah menderita efek samping obat-obatan yang dikonsumsi tanpa sadar. Dia juga menulis secara ekstensif tentang minatnya pada organisasi agama nasionalis kulit hitam, Nation of Islam.

Bacaan Lainnya

Seorang juru bicara Facebook mengonfirmasi kepada BBC bahwa halaman itu milik Green.

“Setelah peristiwa mengerikan ini, pikiran kami tertuju pada Kepolisian Capitol dan orang yang mereka cintai,” kata pihak perusahaan dalam sebuah pernyataan.

“Kami telah menetapkan insiden tersebut berdasarkan kebijakan Individu dan Organisasi Berbahaya kami yang berarti kami telah menghapus akun tersangka dari Facebook dan Instagram, dan menghapus konten apa pun yang memuji, mendukung, atau mewakili serangan atau tersangka. Kami berhubungan dengan penegakan hukum saat mereka melakukan penyelidikan,” sambungnya.

Pascaserangan, keamanan di sekitar gedung Capitol Amerika Serikat (AS) ditingkatkan. Seperti diketahui, gedung Capitol merupakan tempat Kongres AS bersidang. Saat ini Kongres sedang reses yang berarti mayoritas politisi tidak berada di kompleks Capitol pada saat serangan terjadi. (and)

Pos terkait

BACA JUGA