Guinea Umumkan Epidemi Ebola: Ungkap Kasus Kematian Pertama Sejak 2016

Sebelumnya, antara 2013 dan 2016 lebih dari 11 ribu orang meninggal dalam epidemi Ebola Afrika Barat yang dimulai di Guinea.

Menanggapi epidemi ini, terutama menyerang Guinea dan wilayah tetangganya Liberia dan Sierra Leone, beberapa vaksin telah diuji coba. Sejak itu berhasil digunakan untuk memerangi wabah di Republik Demokratik Kongo.

“WHO dalam keadaan siaga penuh dan berhubungan dengan produsen [vaksin] untuk memastikan dosis yang diperlukan tersedia secepat mungkin untuk membantu melawan virus,” kata perwakilan WHO di Guinea, Alfred George Ki-Zerbo, dikutip AFP.

Vaksin Ebola kali pertama diujicobakan selama empat bulan pada 2015 di Guinea. Obat yang dapat meningkatkan kelangsungan hidup pasien juga telah dikembangkan dalam beberapa tahun terakhir.

Ebola menular ke manusia dari hewan terinfeksi, seperti simpanse, kelelawar, dan antelop. Daging hewan liar, hewan hutan yang diburu untuk dikonsumsi dianggap sebagai reservoir alami virus Ebola.

Kemudian menyebar di antara manusia melalui kontak langsung dengan darah yang terinfeksi, cairan tubuh atau organ, atau secara tidak langsung melalui kontak dengan lingkungan terkontaminasi. (and)

BACA JUGA