Haornas 9 September, Puan Maharani Minta Pemerintah Jamin Masa Depan Atlet

JAKARTA, 123berita.com – Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) diperingati setiap 9 September harus menjadi momentum pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan atlet dan mantan atlet.

Menurutnya, pengorbanan seorang atlet selama bertahun-tahun untuk berlatih, bertanding, hingga mengukir prestasi demi kejayaan Indonesia di berbagai kompetisi olahraga patut diapresiasi.

Bacaan Lainnya

“Masa muda seorang atlet dihabiskan untuk berlatih dan berjuang demi kejayaan Tanah Air. Pemerintah pusat maupun daerah mesti bertanggung jawab untuk memerhatikan masa depan para atlet tersebut,” kata Puan Maharani, saat memberi tanggapan terkait Haornas 2020 di Jakarta, Rabu (09/09/2020).

Tema Haornas 2020 diusung Kementerian Pemuda dan Olahraga adalah Sport Science, Sport Industry dan Sport Tourism. Puan Maharani menegaskan, DPR RI melalui fungsi legislasinya berkomitmen mendukung pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SKN).

Politisi PDI Perjuangan ini berharap revisi UU tersebut akan meningkatkan sistem pembinaan atlet, serta penghargaan dan kesejahteraan bagi para atlet.

“Pemerintah harus hadir, bertanggung jawab atas masa depan atlet, dan fasilitas olahraga masyarakat,” ujar Puan Maharani, dilansir dari laman resmi Dewan Perwakilan Rakyat RI, dpr.go.id.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) masa jabatan 2014-2019 itu mengingatkan harus ada upaya komprehensif dari pemerintah untuk mewujudkan Sport Tourism di Indonesia. Thailand bisa menjadi contoh dalam mengelola Sport Tourism secara menyeluruh.

Diketahui, pada 2018, pendapatan Thailand dari industri olahraga, termasuk pariwisata dan pakaian olahraga mencapai 6,37 miliar dollar AS. Pengembangan industri olahraga Thailand adalah bagian dari rencana pembangunan nasional negara tersebut.

Lebih jauh Puan Maharani menjelaskan, pemerintah Thailand mengadopsi skema Public Private Partnership (PPP) untuk manajemen fasilitas olahraga, mendorong swasta berinvestasi membangun venue olahraga seperti stadion dan kolam renang. Pemerintah Thailand juga memberikan sejumlah kemudahan bagi sektor swasta berupa keringanan pajak untuk berinvestasi di sektor olahraga.

“Jika pemerintah Indonesia serius memajukan Sport Tourism, maka bisa belajar dari negara tetangga yang terbukti berhasil meraup pendapatan besar dari sektor tersebut,” ungkapnya.

Selain itu, merespons tingginya minat dan semangat masyarakat Indonesia untuk berolahraga dan menjaga pola hidup sehat di tengah pandemi Covid-19, Puan Maharani meminta pemerintah memfasilitasi sarana berolahraga memadai, aman, dan nyaman.

“Melonjaknya aktivitas olahraga di masyarakat tak lepas dari upaya meningkatkan daya tahan tubuh agar terhindar dari Covid-19. Karena itu, penyediaan dan perawatan fasilitas olahraga untuk masyarakat serta pembinaan atlet, dapat terpenuhi jika ada kecermatan dalam penggunaan anggaran olahraga,” jelas dia.

Kecermatan penggunaan anggaran akan memudahkan pemerintah mencapai target prestasi dengan mengedepankan sport science.

“Pemerintah harus cermat menggunakan anggaran olahraga agar tepat sasaran,” tandas wakil rakyat dari Dapil Jawa Tengah.

Pos terkait

BACA JUGA