Indra Penciuman Hilang Akibat Covid-19? Begini Saran Ahli

123berita.com – Para peneliti menyerukan agar orang-orang yang berjuang untuk mendapatkan kembali indra penciumannya setelah terpapar Covid-19 untuk menjalani terapi penciuman ketimbang diobati dengan steroid.

Ini adalah proses yang melibatkan mengendus bau berbeda selama beberapa bulan untuk melatih otak mengenali bau berbeda. Sekelompok pakar internasional mengatakan pelatihan penciuman ini terbilang cukup murah dan sederhana.

Bacaan Lainnya

Kehilangan penciuman adalah salah satu gejala utama infeksi virus corona, bersamaan dengan demam dan batuk terus-menerus. Dalam kebanyakan kasus, hilangnya penciuman akan kembali relatif cepat setelah penyakit berlalu.

Namun, sekira satu dari lima orang melaporkan mereka masih mengalami masalah delapan pekan setelah jatuh sakit. Salah satu pengobatan telah diresepkan dokter adalah rangkaian obat yang dikenal sebagai kortikosteroid, yang menurunkan peradangan dalam tubuh dan sudah digunakan untuk mengobati kondisi seperti asma.

Prof Carl Philpott dari Fakultas Kedokteran Norwich University of East Anglia,yang merupakan bagian dari tim ahli internasional, mengatakan hanya ada sedikit bukti bahwa kortikosteroid akan membantu menghilangkan bau.

“Dan karena obat-obatan tersebut memiliki potensi efek samping yang merugikan, saran kami adalah obat tersebut tidak boleh diresepkan sebagai pengobatan untuk menghilangkan bau pascavirus,” katanya, dikutip dari BBC, Sabtu (24/04/2021).

Pos terkait

BACA JUGA