Kasus Fetish Kain Jarik, Polisi Beri Perlindungan Kerahasiaan Saksi Korban

SURABAYA, 123berita.com – Kasus ‘Fetish Kain Jarik’ yang sempat viral di media sosial terus mendapat perhatian pihak berwajib. Aparat kepolisian menyatakan siap memberi perlindungan kerahasiaan saksi korban.

“Setelah pembuatan posko pengaduan, kami akan memberikan pelayanan dan perlindungan pertama kesaksian, kemudian kami berkolaborasi antara Ditreskrimsus dan Direskrumum untuk melibatkan psikolog yang ada di Polda Jatim,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, dilansir dari Portal Berita Resmi Polda Jawa Timur, Tribrata News Polda Jatim, Selasa (04/08/2020).

Hal itu sebagai wujud pelayanan dan perlindungan saksi korban. Dengan begitu, aspek perlindungan dan kerahasiaan terjaga.

Terkait keberadaan pelaku berinisial G, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, menyatakan hal itu merupakan delik aduan. Delik aduan harus mendasari adanya korban yang melapor, kemudian bisa ditindaklanjuti baik kerugian material atau pun fisik dan psikis.

“Sehingga bisa ditindaklanjuti menjadi suatu tindak lanjut penyelidikan dan penyidikan,” ujarnya.

Sejauh ini para korban G sudah melaporkan ke pihak Unair. Sementara terkait identitas dan segala hal yang dibutuhkan, secara teknis akan dibahas dengan Unair.

“Secara teknis dari penyidik coba kita melakukan identifikasi sifatnya jika melibatkan di Unair ada psikolog. Di sini ada psikolog yang sifatnya konseling ya, sehingga memberikan suatu perlindungan dan kenyamanan serta kerahasiaan,” tandasnya.

author
Journalist & Content Writer