Klaster Tarawih Kembali Muncul, Jemaah Diminta Patuhi Prokes

Ilustrasi salat (Pixabay)
Ilustrasi salat (Pixabay)

“Jajaran Kemenag harus memonitor dan berkoordinasi dengan para pengelola ZIS untuk memaksimalkan pelayanan melalui electronic channel dengan membuka rekening pembayaran zakat dari muzakki,” ujarnya.

Terkait takbiran, Yaqut Cholil Qoumas minta agar itu hanya dilakukan di masjid/musala, dihadiri maksimal 50 persen dari kapasitas ruangan dan menggunakan speaker internal.

“Kemenag akan melaksanakan Takbiran Nasional secara virtual yang akan diselenggarakan bekerja sama dengan Badan Pengelola Masjid Istiqlal dengan melibatkan ormas Islam dan media nasional. Takbiran keliling dilarang,” tutur Menag.

“Saya juga meminta seluruh penyuluh agama dan jajaran Kemenag untuk terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar halalbihalal atau silaturahmi Lebaran dilaksanakan di lingkungan keluarga inti dengan memerhatikan protokol kesehatan atau memaksimalkan fasilitas teknologi informasi (virtual),” tandasnya.

Yaqut Cholil Qoumas menilai komitmen bersama dari seluruh lapisan masyarakat untuk mematuhi panduan ibadah sangat penting demi mencegah setiap potensi penyebaran Covid-19.

BACA JUGA