Menaker: Perusahaan Pekerjakan Karyawan Selama Libur Cuti Bersama Harus Berikan Upah Lembur

JAKARTA, 123berita.com – Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB telah sepakat menetapkan libur nasional dan cuti bersama 2020. Kali ini, cuti bersama jatuh pada 28 dan 30 Oktober 2020, sementara 29 Oktober 2020 adalah libur nasional peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Terkait aturan cuti bersama, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, menyatakan cuti bersama untuk pekerja di sektor swasta bersifat fakultatif.

Bacaan Lainnya

“Cuti bersama bagi sektor swasta itu fakultatif, maka pelaksanaannya berdasarkan kesepakatan serikat pekerja dan pengusaha dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing perusahaan,” kata dia di Jakarta, Selasa (27/10/2020), dilansir dari laman resmi Kementerian Ketenagakerjaan RI, kemnaker.go.id.

Perusahaan pun yang tidak meliburkan pekerjanya di waktu-waktu tersebut tidak akan dikenai sanksi atau denda.

“Karena fakultatif, maka tidak wajib dan tidak ada denda,” ucap Menaker.

Namun menurutnya, perusahaan yang mempekerjakan pekerjanya selama libur cuti bersama harus memberikan upah lembur.

“Apabila dinyatakan sebagai hari cuti bersama, tapi ternyata pekerja harus masuk kerja, maka berlaku upah lembur,” tegas Ida Fauziyah.

Pos terkait

BACA JUGA