Menkes Telah Menetapkan HET 11 Sebagai Obat Covid 19

Menkes Telah Menetapkan HET 11 Sebagai Obat Covid 19
Menkes Telah Menetapkan HET 11 Sebagai Obat Covid 19

123Berita.com – Belakangan banyak obat untuk pengobatan Covid-19 mengalami kenaikan harga yang tidak wajar. Banyak oknum yang tidak bertanggung jawab mengambil kesempatan kepanikan masyarakat untuk mendapat obat Covid-19.

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan permasalahan harga obat harus segera diselesaikan. Untuk itu pihaknya meminta Kementerian Kesehatan menetapkan harga eceran tertinggi (HET) obat penanganan Covid-19.

Bacaan Lainnya

 “Sejak 3 hari lalu harga obat mulai tidak teratur dan dinaik-naikkan, seperti obat invermectin sempat naik sampai harga 20 ribu, padahal itu harusnya hanya Rp,7.800 atau Rp, 8.000. sehingga saya menyarankan ke menteri kesehatan untuk memberi patokan harga tertinggi di bawah 10 ribu,“ kata Luhut dalam konfrensi pers secara virtual, Sabtu (3/7).

Menindaklanjuti hal tersebut, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. HK.01.07/Menkes/4826/2021 tentang Harga Eceran Tertinggi Obat Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. Keputusan menteri ini menjelaskan tentang harga eceran tertinggi dari 11 daftar obat yang sudah ditetapkan.

 “Harga eceran tertinggi, ini merupakan harga jual tertinggi obat di apotik, isolasi farmasi, rumah sakit, klinik dan fasilitas kesehatan yang berlaku di seluruh Indonesia” ujar Budi.

Berikut 11 daftar HET obat yang telah ditetapkan Menkes:

Tablet Favipirafir 200mg (Avigan) dalam bentuk tablet HET Rp 22.500 per tablet;

Injeksi Remdesivir 100mg dalam bentuk vial HET Rp 510.000;

Kapsul Oseltamivir 75mg dalam bentuk kapsul HET Rp 26.000;

Intravenous Immune Globulin (IVIG) 5% 50ml infus dalam bentuk vial HET Rp 3.262.300;

Intravenous Immune Globulin (IVIG) 10% 25ml infus dalam bentuk vial HET Rp 3.965.000;

Intravenous Immune Globulin (IVIG) 10% 50ml infus dalam bentuk vial HET Rp 6.174.900;

Tablet Ivermectin 12mg dalam bentuk tablet HET Rp 7.500;

Tocilizumab 400mg, 20ml infus dalam bentuk vial HET Rp 5.710.600;

Tocilizumab 80mg, 4ml infus dalam bentuk vial HET Rp 1.162.200;

Azitromicin 500mg tablet dalam bentuk tablet HET Rp 1.700;

Azitromicin 500mg infus  dalam bentuk infus (vial) HET Rp 95.400;

“Jadi 11 obat yang sering digunakan pada masa pandemi Covid ini, Bukti Negara hadir untuk rakyat. Jadi seperti anjuran pak menko. Kami Harapkan peraturan ini agar dipatuhi,” katanya.

Dengan adanya tetapan HET ini, Budi berharap, sudah tidak ada lagi oknum yang mempersulit masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan obat yang ada. Ia juga menegaskan agar warga dan pihak-pihak terkait untuk mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan.

Pos terkait

BACA JUGA