MUI Tetapkan Vaksin Covid-19 Produksi Sinovac Halal dan Suci

Ilustrasi vaksin (Dok. Istimewa)
Ilustrasi vaksin (Dok. Istimewa)

JAKARTA, 123berita.com – Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat menetapkan vaksin Covid-19 produksi Sinovac halal dan suci. Penetapan ini diambil setelah Komisi Fatwa MUI Pusat menggelar rapat pleno secara tertutup di Jakarta, Jumat (08/01/2021).

“Terkait aspek kehalalan, setelah dilakukan diskusi panjang penjelasan auditor, rapat Komisi Fatwa menyepakati bahwa vaksin Covid-19 yang diproduksi Sinovac Lifescience yang sertifikasinya diajukan Bio Farma, suci dan halal,” kata Ketua MUI Bidang Fatwa, KH Asrorun Niam Sholeh usai rapat pleno, dilansir dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI, setkab.go.id.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, meski sudah halal dan suci, namun fatwa MUI belum final. Sebab, penggunaannya masih menunggu keputusan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait keamanan (safety), kualitas (quality), dan kemanjuran (efficacy).

“Akan tetapi terkait kebolehan penggunaannya, ini sangat terkait dengan keputusan mengenai aspek keamanan, kualitas, dan efficacy Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Ini akan menunggu hasil final kethoyyibannya. Fatwa utuhnya akan disampaikan setelah BPOM menyampaikan mengenai aspek keamanan untuk digunakan, apakah aman atau tidak, maka fatwa akan melihat,” papar Asrorun Niam Sholeh.

Pihaknya merinci, rapat diikuti pimpinan dan anggota Komisi Fatwa MUI Pusat hanya membahas dan menetapkan kesesuaian syariah vaksin Covid-19 produksi Sinovac Lifescience. Ada tiga vaksin produksi Sinovac didaftarkan, yakni Coronavac, Vaccine Covid-19, dan Vac2 Bio.

“Artinya yang kita bahas hari ini adalah mengenai produk vaksin Covid-19 dari produsen Sinovac ini, bukan yang lain. Pembahasan diawali audit dari auditor,” jelas Asrorun Niam Sholeh.

Pos terkait

BACA JUGA