Olimpiade Tokyo 2020 Tetap Digelar, meski Jepang Darurat Corona

Tidak ada penggemar internasional yang diizinkan musim panas ini di Olimpiade atau Paralimpiade yang dimulai pada 24 Agustus.

Untuk diketahui, gelombang infeksi baru dimulai pada April di Jepang, di mana beberapa daerah menghadapi pembatasan hingga 20 Juni.

Bacaan Lainnya

Negara Sakura mulai memvaksinasi penduduknya pada Februari, lebih lambat dari kebanyakan negara maju lainnya. Sejauh ini baru sekira tiga persen warga yang telah divaksinasi lengkap.

Hashimoto mengatakan pertandingan tanpa penonton dari luar negeri merupakan keputusan sangat tidak mengenakkan. Namun, bagaimanapun juga pihaknya perlu memastikan pertandingan benar-benar aman dan terjamin.

“[Bagi banyak] atlet, ini adalah kesempatan sekali seumur hidup mereka dapat bersaing di Olimpiade. Tidak mendapatkan dukungan anggota keluarga dan teman yang selama ini telah menyemangati pasti merupakan hal sangat menyakitkan dan itu menyebabkan saya juga merasa sakit,” katanya.

Tentang kemungkinan beberapa negara melarang warganya bepergian ke luar negeri, Hashimoto menambahkan: “Siapa yang bisa datang ke Jepang adalah sesuatu yang akan diputuskan oleh pemerintah.

“Jika suatu negara tidak bisa datang ke Jepang karena tidak memenuhi persyaratan minimum yang ditetapkan pemerintah, saya pikir itu adalah sesuatu yang harus kita dengarkan apa yang IOC dan IPC rasakan tentang itu,” pungkasnya. (and)

Pos terkait

BACA JUGA