Pastikan Keamanan! Begini Cara Mengurus Jenazah Pasien Corona

Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi (Foto: kemenag.go.id)
Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi (Foto: kemenag.go.id)

Ketiga, perawatan jenazah ketika terjadi wabah penyakit menular umumnya juga melibatkan disinfeksi. Disinfeksi biasanya dilakukan dengan menyemprotkan cairan klorin pada jenazah serta petugas medis yang akan menangani jenazah. Namun, disinfeksi saja tidak cukup untuk menghalau penyakit infeksi. Petugas medis tetap harus menggunakan pakaian dan alat pelindung, sering mencuci tangan, serta mandi dengan sabun khusus setelah menangani jenazah.

Keempat, pengurusan jenazah dengan penyakit menular biasanya diakhiri dengan penguburan atau kremasi, bergantung kondisi. Apabila jenazah dikubur, lokasi penguburan harus berjarak setidaknya 50 meter dari sumber air tanah yang digunakan untuk minum. Lokasi penguburan juga harus berjarak setidaknya 500 meter dari pemukiman terdekat.

Bacaan Lainnya

Kelima, jenazah harus dikubur setidaknya pada kedalaman 1,5 meter, lalu ditutup dengan tanah setinggi satu meter. Tanah perkuburan pun harus diurus dengan hati-hati. Jika terdapat jenazah lain hendak dikubur, jenazah tersebut sebaiknya dikubur di area terpisah.

Pos terkait

BACA JUGA