Pemprov DKI Mulai Suntikkan Vaksin AstraZeneca Pada 3.000 Pedagang Rabu Ini

Vaksin AstraZeneca mulai disuntikkan bagi warga DKI, Rabu (5/5/2021). Foto: VOA Indonesia

123berita.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menggunakan Vaksin AstraZeneca pada seluruh fasilitas layanan vaksinasi mulai hari ini, Rabu (5/5/2021). Dinas Kesehatan DKI Jakarta sendiri mendapat alokasi sejumlah 1,5 juta dosis Vaksin Covid-19 tersebut serta telah didistribusikan ke suku dinas kesehatan.

Ahmad Riza Patria, Wakil Gubernur DKI, menyebutkan proses vaksinasi tersebut akan menyasar 3.000 pedagang dan pegawai UMKM.

Bacaan Lainnya

“Ini empat hari ke depan dilaksanakan vaksinasi untuk 3.000 orang pedagang pasar, karyawan UMKM dan semuanya dengan vaksin AstraZeneca,” papar Ariza saat ditemui wartawan, Rabu (5/5/2021).

Pihaknya juga menyebutkan bahwa proses vaksinasi yang tengah dilakukan berjalan cukup lancar. Menurutnya, tidak ada masalah serta efek samping yang dirasakan penerima setelah divaksin AstraZeneca.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Widyastuti mengatakan pemberian vaksin ini menyasar usia 18 tahun keatas di RW-RW kumuh di Ibu Kota.

“Kita tetapkan di bulan Mei ini vaksin AstraZeneca kita pakai mulai per tanggal 5 Mei untuk suntikan dosis pertama pada RW-RW,” ungkap Widyastuti dalam media briefing virtual yang dilaksanakan Rabu (5/5/2021).

Pihaknya juga akan menentukan target vaksinasi melalui zonasi pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro dengan mempertimbangkan skala prioritas zonasi.

“Setiap dua minggu tim tapem, (tata pemerintahan) dan jajarannya menetapkan adanya zonasi di PPKM mikro di tingkat RT. Jadi tiap dua minggu sekali ada update mana-mana RT yang masuk dalam daerah zona yang paling berisiko. Ada empat zonasi di PPKM mikro; merah, oranye, kuning, dan hijau. Kita pilih yang zona merah dan oranye untuk dilakukan penyuntikan,” papar Widyastuti.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap dengan gencarnya vaksinasi ini mampu menekan bahkan memutus rantai penularan Covid-19. Ariza mengungkapkan, saat ini setidaknya 3,5 juta warga Jakarta telah disuntik vaksin yang terdiri dari tenaga kesehatan, TNI-Polri, atlet, pedagang, pekerja media, dan pelayanan publik lain.

 “Jumlahnya di Jakarta ini sudah lebih dari 3,5 juta yang mendapat vaksin, akan kita tingkatkan sampai 8,8 juta (orang),” terang Ariza. (dev)

Pos terkait

BACA JUGA