Penumpang Wanita Diminta Copot Baju di Bandara Doha, Qatar Minta Maaf

123berita.com – Qatar menyatakan akan menyelidiki tuduhan bahwa sejumlah wanita yang menjadi penumpang di sepuluh penerbangan telah melalui pemeriksaan invasif di Bandara Doha, Qatar.

Para wanita itu diperiksa apakah mereka baru saja melahirkan setelah adanya kasus penemuan bayi di tempat sampah Bandara Hamad pada 2 Oktober 2020 lalu. Pemerintah Australia menyebut sedikitnya ada 18 warga Australia diperiksa bersama sejumlah wanita dari negara lain.

Atas kejadian itu, pemerintah Qatar meminta maaf dan menyatakan bayi berjenis kelamin perempuan yang ditemukan, saat ini dalam keadaan aman dan mendapat perawatan medis di Doha.

Diungkapkan, bayi malang itu ditemukan di dalam kantong plastik, terkubur di bawah tumpukan sampah. Hal itu mendorong “pencarian segera untuk orang tuanya, termasuk pada penerbangan di area sekitar bayi ditemukan”.

“Sementara tujuan dari pencarian yang segera diputuskan adalah untuk mencegah para pelaku kejahatan mengerikan itu melarikan diri, Negara Qatar menyesalkan segala kesusahan atau pelanggaran terhadap kebebasan pribadi setiap pelancong yang disebabkan oleh tindakan ini,” bunyi pernyataan itu, dikutip dari BBC News, Rabu (28/10/2020).

author
Journalist & Content Writer