Polisi Buru Dalang dan Pelaku Rusuh Demo UU Cipta Kerja

Diberitakan sebelumnya, Pengesahan Omnibus Law Undang-Undang (UU) Cipta Kerja (Ciptaker) mengundang reaksi dari buruh dan mahasiswa. Tak sedikit dari mereka turun ke jalan menyampaikan aspirasinya.

Di berbagai daerah, demonstrasi berujung ricuh, salah satunya di DKI Jakarta. Polisi pun menangkap massa yang diduga merusak fasilitas umum dan melakukan kekerasan ke petugas.

Bacaan Lainnya

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyatakan terdapat puluhan halte Trans Jakarta menjadi korban kerusakan akibat demo penolakan Undang-Undang Cipta Kerja pada Kamis (08/10/2020).

Gubernur DKI menyatakan dari puluhan halte rusak, tiga di antaranya masuk dalam kategori rusak berat dan perlu dilakukan perombakan total.

“Jadi ada 46 halte yang mengalami kerusakan, kemudian ada tiga halte yang rusak berat. Ini seperti halte di Bundaran HI, Tosari sama Sawah Besar,” jelas Anies Baswedan di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Sabtu (10/10/2020).

Pos terkait

BACA JUGA