Ramadan, Makna, dan Sejarahnya yang Tak Banyak Orang Tahu

Melansir BBC, Selasa (13/04/2021), kalender Islam mengikuti penanggalan bulan. Setiap bulan dimulai dengan bulan sabit baru dan berlangsung selama 29 atau 30 hari. Ramadan dimulai dengan penampakan pertama bulan baru.

Pada zaman dulu, pengamatan bulan untuk menentukan awal Ramadan dilakukan dengan mata telanjang. Namun, di era modern sekarang, teleskop dan perangkat teknologi lainnya telah digunakan.

Bacaan Lainnya

Negara-negara Muslim tersebar di wilayah geografis yang luas, dari Indonesia hingga Maroko, yang berarti sebagian Muslim mungkin melihat bulan baru lebih awal daripada yang lain.

“Secara tradisional, Makkah [Mekah di Arab Saudi] adalah pusat penampakan bulan,” kata Prof Muhammad Abdel Haleem dari Pusat Studi Islam di SOAS (Sekolah Studi Oriental dan Afrika) London.

“Kadang-kadang bahkan di Timur Tengah, negara tetangga akan mengatakan bahwa mereka telah melihat bulan pada hari yang berbeda,” katanya.

Kalender Hijriah memiliki usia sepuluh hari lebih pendek dari kalender Masehi. Ini artinya setiap tahun Ramadan dimulai sekira sepuluh hari lebih awal. (and)

Pos terkait

BACA JUGA