Sri Mulyani: Era Digital di Tengah Pandemi Timbulkan Banyak Distorsi Informasi

JAKARTA, 123berita.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan kerjasama antara Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) dan pemerintah diyakini dapat menciptakan kejernihan suasana masyarakat dengan konten sesuai fakta.

Membanjirnya konten yang baik dengan menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat dengan tanggung jawab publik, terbangunnya ekosistem sehat pada disrupsi digital, serta pengurangan distorsi yang ada di publik melalui cek fakta.

Bacaan Lainnya

“Mari kita bekerjasama untuk menjaga bumi Indonesia ini dari kemampuan kita untuk menangani disrupsi, bukan menolak disrupsi agar menjadi produktif dan menjadi positif bagi kehidupan kita bernegara,” harap Menkeu saat menjadi keynote speaker pembukaan Kongres II Asosiasi Media Siber Indonesia akhir pekan kemarin.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan peran penting media siber saat pandemi. Sri Mulyani berpandangan, era digital di tengah pandemi menimbulkan banyak distorsi informasi. Sumber informasi dapat memengaruhi konten yang akan didistribusikan kepada masyarakat.

Dalam menghadapi era digital yang menimbulkan disrupsi, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berusaha melakukan penyesuaian dalam menyampaikan informasi berhubungan dengan keuangan negara.

“Kami punya banyak kontennya, tapi kadang kita tidak bisa create untuk diklik,” ungkapnya pada pembukaan Kongres II Asosiasi Media Siber Indonesia, dilansir dari laman resmi Kementerian Keuangan RI, kemenkeu.go.id.

Menkeu menambahkan, sebagai solusi atas hal itu, kini media sosial Kemenkeu dan media sosial pribadi Menkeu digunakan sebagai sarana menyampaikan informasi kepada masyarakat. Informasi itu tidak hanya melalui penggunaan tabel, melainkan juga narasi.

Pos terkait

BACA JUGA