Wanita Tertua Spanyol Taklukkan Corona di Usia 113 Tahun

Maria Branyas didiagnosa terinfeksi Covid-19 setelah negara itu melakukan karantina wilayah atau lockdwon pada Maret lalu (Foto: BBC News/Getty Images)
Maria Branyas didiagnosa terinfeksi Covid-19 setelah negara itu melakukan karantina wilayah atau lockdwon pada Maret lalu (Foto: BBC News/Getty Images)

123berita.com – Seorang wanita berusia 113 tahun, diyakini sebagai orang tertua di Spanyol dikabarkan mampu sembuh dari paparan virus corona (Covid-19).

Melansir BBC News, Kamis (14/05/2020), Maria Branyas, nama wanita itu, didiagnosis terinfeksi Covid-19 setelah Negeri Matador melakukan karantina wilayah atau lockdown pada Maret 2020 lalu. Setelah beberapa pekan diisolasi, Maria Branyas dinyatakan sembuh dan hanya menderita gejala ringan.

Bacaan Lainnya

Kenyataan ini menunjukkan Maria Branyas mampu bertahan hidup selama pandemi flu Spanyol pada 1918-1919, Perang Saudara Spanyol di era 1936-1939, serta virus corona.

“Saat ini dia baik-baik saja, dia sungguh luar biasa, dia ingin bicara untuk menjelaskan dan merenungkan apa yang dialami,” demikian cuitan putrinya di Twitter.

Dilahirkan di Meksiko pada 1907, Maria Branyas pindah ke kawasan Utara, yakni ke San Francisco, Amerika Serikat, dua tahun kemudian. Selanjutnya, Maria Branyas tiba di Kota Girona, Provinsi Catalan, Spanyol selama Perang Dunia I bersama ayahnya, seorang jurnalis Spanyol.

Di Spanyol, Maria Branyas membesarkan tiga anak. Salah seorang di antaranya kini berusia 86 tahun memiliki sebelas cucu, yang tertua berumur 60 tahun, serta 13 orang cicit.

Dia telah tinggal selama dua dekade di panti jompo di Kota Olot, Spanyol.

“Saya tidak melakukan apa-apa selain hidup,” kata Maria Branyas kepada media La Vanguardia  tahun lalu.

Pos terkait