Warga India Berang, Twitter Hapus Postingan yang Kritik Penanganan Covid-19

123berita.com – Ribuan orang di India berang setelah pemerintah meminta platform media sosial Twitter menghapus postingan yang mengkritik penanganan virus di negara tersebut. Seorang juru bicara Twitter mengonfirmasi telah memblokir beberapa materi agar tidak dapat dilihat di India.

Sebagaimana diketahui, India saat ini menghadapi lonjakan besar kasus Covid-19. Alhasil, banyak rumah sakit di negara itu menghadapi kekurangan oksigen.

Bacaan Lainnya

Akibat kebijakan kontroversialnya, seorang pengguna Twitter berseloroh pemerintah merasa lebih gampang menghapus tweet ketimbang memastikan pasokan oksigen.
India mencatat 352.991 infeksi baru pada Senin dan 2.812 kematian, lonjakan satu hari tertinggi sejauh ini.

“Pemerintah membuat perintah darurat untuk menyensor tweet,” ungkap pihak Twitter di Lumen, database yang melacak perintah pemerintah global seputar konten online.

Twitter tidak merinci konten mana yang telah dihapus, namun laporan media mengatakan itu termasuk tweet dari seorang politisi di Benggala Barat. Tweet itu menyatakan Perdana Menteri (PM) Narendra Modi bertanggung jawab langsung atas kematian Covid-19. Seorang aktor di negara itu juga mengkritik PM Modi karena menggelar demonstrasi politik saat virus tengah berkecamuk.

Pos terkait

BACA JUGA